PerkembanganSejarah Seni Rupa Mancanegara. 1. Seni rupa Mesir. Mesir merupakan bangsa yang mempunyai peninggalan kebudayaan tertua di dunia (sejak 3400 SM). Bentuk karya-karya seni rupa bangsa Mesir berupa seni bangunan, seni patung, relief, seni lukis, dan seni kriya. Seni bangunan Mesir terdiri atas bangunan piramida, mastaba, dan candi. Secarasejarah Iraq dikenal sebagai Mesopotamia, yang secara harafiah bermaksud "di antara sungai-sungai" dalam bahasa Yunani.Tanah ini menjadi tempat kelahiran peradaban pertama dunia yang dikenal, budaya Sumeria, diikuti dengan budaya Akkadia, Babylon dan Asyur yang pengaruhnya meluas ke daerah-daerah tetangganya sejak sekitar 5000 SM. Peradaban-peradaban ini menghasilkan tulisan tertua dan Kubismemerupakan aliran seni rupa yang cenderung memperlihatkan abstraksi objek ke dalam bentuk geometri tertentuk untuk mendapatkan nilai seni yang indah. Pada tahun 1909 berkembang aliran kubisme Analistis yang mengembangkan konsep dimensi empat dalam seni lukis. Dan dimengerti sebagai konsep dimensi ruang dan waktu dalam lukisan. dikarenakanTeori ini menganggap kedua teori tersebut tidak memberikan suatu standar penilaian tentang suatu keindahan karya seni . C. Konsep Seni. Selain teori-teori yang telah kita pelajari di atas suatu konsep seni juga dapat dilihat dari berbagai aspek, yang beberapa diantaranya akan kita bahas penjelasannya dibawah ini: 1. Aspek fisik mempunyaiimbangan dan kontras menjadi ciri utama pramasastera, terutamanya yang terbayang pada pantun, syair dan hikayat. Dibuktikan bahawa orang-orang Melayu mengistimewakan pemilihan kata, susunan dan ungkapan-ungkapan yang cantik dan bermakna tajam pula. Konsep keindahan sangat penting dalam pemikiran sastera Melayu dan inilah A PENDAHULUAN. Perjalanan sejarah seni rupa modern di Eropa atau Barat memiliki benang merah yang jelas dan tegas. Alur dan bentangannya memperlihatkan satu kesatuan yang saling berhubungan. Gaya atau aliran yang satu muncul sebagai akibat menentang (mereaksi) aliran/gaya sebelumnya. Penentangan atau reaksi tersebut didasari argumentasi atau Secaraumumnya, estetika dikaitkan dengan karya seni manusia atau mengenai alam semesta. William Haverson mengatakan estetika adalah segala hal yang berhubungan dengan sifat dasar nilai-nilai non-moral suatu karya seni. Estetika sering diungkapkan sebagai persamaan makna seni, tetapi ia berbeza dengan 'falsafah keindahan', kerana estetika Gambar2.1. Unsur - unsur dalam karya seni. koleksi karya •Menganalisis karya seni rupa. Ada beberapa metode kritik yang dapat digunakan dalam mengapresiasi karya seni seperti yang dikemukakan Chapman (1978), yaitu: metode induktif, metode deduktif, metode empatik, dan metode interaktif. Secaratradisional, sejarah seni rupa zaman kuno menetapkan Mesir sebagai permulaan untuk kemudian disusul oleh Mesopotamia. Studi arkeologis di Mesir memanglah lebih duluan yaitu dimulai pada akhir abad ke-18 dan kronologi perkembangan sejarahnya telah tersusun dengan lebih baik demikian pula gambaran umum mengenai kebudayaannya lebih komplit Estetikamempersoalkan hak ikat keindahan alam dan karya seni, sedangkan filsafat seni mempersoalkan hanya karya seni atau benda seni, atau artifak yang disebut seni Konsep the beauty dan the ugly. Pada perkembangannya keindahan tidak selalu mempunyai rumusan tertentu. Ia berkembang dengan penerimaan masyarakat etrhadap ide yang dimunculkan 0FmXd.